Noxa Merilis Album Studio Terbaru, ‘Propaganda’

Ikut menampilkan pula vokalis-vokalis tamu dari Deadsquad, Extreme Decay, Saint Loco, Inlander hingga Cupumanik.

Posted on 2018-03-27 23:45:37   | by wenzrawk


Kuartet grindcore ternama asal Jakarta, Noxa, pada 18 Maret silam telah merilis album studio terbaru mereka yang bertajuk Propaganda pada sebuah release party yang meriah di Bulungan Open Air, Jakarta Selatan. Album penuh kelima ini merupakan kelanjutan dari rilisan terakhir mereka yang berjudul Buka Mata pada 2016. 

Propaganda yang diproduseri eksekutif oleh Batara Swandita dan Mitra Rizki dari label independen Blackandje ini selain menyuguhkan nomor-nomor grindcore rapat dan cepat khas Noxa juga menampilkan pula beberapa musisi tamu seperti Daniel Mardhany (vokalis Deadsquad) di nomor “In Lust We Trust”, Afril (vokalis band grindcore legendaris Malang, Extreme Decay) di lagu “Ancaman,” Beery (vokalis Saint Loco) pada nomor “Ayo”, Bani Tuanku (vokalis Inlander) di lagu “Nyalakan Tanda Bahaya” serta Che (vokalis Cupumanik) yang mengisi dengan pidato di nomor “Negeri Kaya”. 

Selain deretan vokalis tamu, Noxa juga mengundang pemain bass Carnivored, Welby serta gitaris jazz brilian asal Bali, I Wayan Balawan untuk mengisi di album ini. Propaganda proses masteringnya dilakukan oleh Brad Boatright, vokalis From Ashes Rise yang sekaligus merupakan mastering engineer dari Audiosiege di Portland, Oregon, AS yang sempat menangani album-album milik Sleep, Obituary, Corrosion of Conformity, Yob, Beastmilk, Nails dan masih banyak lagi.

Noxa juga telah mengkonfirmasi penampilan mereka di Synchronize Festival 2018.