Dekade Perak Iwa K

Mari bertaruh berapa lama karir Young Lex akan bertahan? Di sini, orang yang dibilangnya kurang punya skill alias cuma beruntung sudah punya angka 25 di pundaknya. Homicide 24.

Posted on 2018-03-28 10:52:44   | by Rio Tantomo


Merilis single Sans dan attitude di konser 25th Anniversary Concert Batman Kasarung-nya Iwa K.

            Mari bertaruh berapa lama karir Young Lex akan bertahan? Di sini, orang yang dibilangnya kurang punya skill alias cuma beruntung sudah punya angka 25 di pundaknya. Homicide 24. Iwa K keluar setahun lebih duluan ketika album solo pertamanya, hit balada Kuingin Kembali mengambilkan kursi untuknya pada pucuk pohon keluarga hip-hop lokal, dengan torehan dalam 6 album dekade perak yang sudah sepatutnya dia rayakan. Terserah suka atau tidak. Iwa K sudah kapalan nge-rap bahkan saat seorang bocah 25 tahun dari Priok masih suka mengemut tetek ibunya. Haha. Tapi “Sans”, kata Iwa di single terbarunya yang baru dilepas awal 2018 ini, selera humor adalah elemen penting dalam arena hip-hop yang sering banyak tingkah ini. 

Sans . . .

            Lagu itu ditulis Iwa bersama Jmono dari Neurotic – bekas pemain bas Alexa yang manis. Melibatkan juga Greybox, produser beat & soul yang berbasis di New York bersama penyanyi Petra Sihombing sebagai co-producer. ‘Bisa dibilang saling tunjuk, saling tuding, dan merasa paling benar yang semakin membudaya di negeri inilah yang menggelisahkan saya untuk mencoba memrepresentasikannya dalam sebuah lagu: SANS’, tulis akun Instagram iwatherockfish. Terakhir kali rapper ini merilis karya utuh adalah mini album Living In The Fastlane 2014 silam.

            “Udah tiba ke saat di mana gue bisa berbagi salah satu dari beberapa verse kabar dari perjalanan gue,” sebut akun itu lagi sembari menyertakan potongan rima Sans: ‘Akulah iblis, aku satanis – akulah mistis non realistis – akulah emisi pikiran kronis . . .’

            Iwa yang akan berusia 48 Oktober tahun ini tampak coba berbaur dengan anak-anak dua generasi di bawahnya; generasi (wajib) narsis yang haus perhatian. “Mengapa mesti SANS?,” aku akun itu lagi. “Karena di zaman now, saya melihat makin banyak orang yang makin mudah tersulut atau reaktif oleh hal-hal kecil, hingga hal tersebut menjadi masalah yang besar. Masalah perbedaan kecil pun dibuat menjadi besar. Pokoknya, siapa/apa pun yang BERBEDA adalah salah dan patut dibenci. Akibatnya, makin gak SANS, makin gak tenang, sampe makin ga asik.”

            Makin tidak santai, noted. Orang-orang yang sok jagoan, belagu, sengak, merasa paling benar, stoned. Yang terhibur oleh ketololan logika, kata Iwa. Tapi sans . . .

            Pada 4 April 2018 Iwa akan merayakan karirnya dengan sebuah konser 25th Anniversary Concert Batman Kasarung di The Pallas, Jakarta. “Penampilan ini akan menjadi sebuah momen penting bagi saya. Dua puluh lima di industri musik Indonesia merupakan perjalanan impresif di hidup saya. Kali ini, saya mau membagi berbagai cerita yang berbeda kepada semua fans saya yang telah mendukung saya,” ucap Iwa seperti diterjemahkan dari Jakarta Post.

            Tajuk konser itu diambil dari lagu Iwa di tahun 1993, Batman Kasarung, hashtag indonesianwithattitude. “Buat saya, attitude itu nomor satu. Mau kalian pinter, cerdas bahkan mau beriman sekalipun kalau enggak punya attitude, ya percuma. Kita kan hidup dengan orang lain dan enggak bisa hidup sendiri juga, jadi etika itu perlu banget,” kata Iwan dilansir dari Okezone. Konser itu turut mengundang sejumlah kawan Iwa  dan sejawat hip-hop, di antaranya Sweet Martabak, Ramen Gvrl, Neo, Saykoji, Yacko, SOB dan Nikita Dompas yang juga bertindak sebagai penata musik. Harga tiket: mulai 350.000 rupiah.

            Bicara tentang attitude di konser Batman Kasarung, jadi teringat pernyataan balasan Iwa terhadap gangguan urat syaraf yang dilancarkan Young Lex kepada dua tahun lalu: ‘jangan mimpi untuk jadiin gua tandem situ di strategi murahannya situ bersama tim promosi situ . . . ini bukan jalan gua.’

            Itu baru baru yang namanya attitude.